Ngabuburit itu Budaya

Ramadhan tahun ini adalah ramadhan kedua saya di Turki. Berbeda dengan tahun ini, tahun lalu saya masih sempat merasakan 1 minggu pertama suasana Ramadhan di Indonesia sebelum akhirnya saya berangkat ke Turki untuk mengurus studi saya selanjutnya ke jenjang s1 .

Bicara tentang bulan Ramadhan alias bulan Puasa di Indonesia, Ngabuburit menjadi salah satu topik bahasan yang gak akan ada abisnya. Entah berawal darimana dan dinamai oleh siapa Ngabuburit menjadi istilah untuk sejumlah aktivitas yang dilakukan orang-orang di Indonesia untuk mengisi waktu menjelang waktu berbuka puasa.

Sebagai seorang Indonesia yang sedang merantau jauh ribuan mil dari bumi pertiwi, kegiatan Ngabuburit saat bulan puasa menjadi 1 hal yang dirindukan saat ini. Dulu saat di Indonesia banyak hal yang dapat dilakukan saat Ngabuburit. Selain kegiatan-kegiatan agama seperti membaca qur’an dan menghadiri ta’lim di mesjid, bahkan aktifitas membeli atau menyiapkan ta’jil (menu berbuka) sendiri dirumah adalah kegiatan Ngabuburit yang mengasyikkan.

Saya menyesal dulu pernah lebih memilih diam dirumah tidur-tiduran menunggu adzan magribh daripada Ngabuburit ke mesjid atau keluar rumah untuk beli ta’jil atau kegiatan-kegiatan positif lainnyaKarena pada saat itu saya tidak terlalu memaknai Ngabuburit dengan sungguh. Ngabuburit bukan hanya tentang menghabiskan waktu menunggu adzan maghrib tapi Ngabuburit adalah tradisi budaya yang sangat penting untuk dilestarikan.

Kalau boleh saya bilang , Ngabuburit hanya ada dikalangan masyarakat Indonesia yang Agamis dan kaya akan Budaya ini. Karena kalau saya membandingkan suasana bulan puasa di Turki yang mayoritas 98% penduduknya adalah muslim, kegiatan Ngabuburit tidak meriah seperti di Indonesia atau bisa dibilang tidak ada. Dimana waktu menjelang Maghribh kita akan mudah mendapati banyak makanan-makanan indonesia di jajaki di pinggir jalan, sejumlah mesjid ramai dengan kegiatan Pesantren Kilatnya. Di Ankara, Turki, kota tempat saya menetap hampir 1tahun ini tidak ada yang seperti di Indonesia.

Maka dari itu, Ngabuburit sangat penting. Bukan hanya menghabiskan waktu untuk menunggu waktu berbuka tapi juga melestarikan tradisi masyarakat muslim Indonesia memaknai bulan puasa.

 

@witaNHkoto

tulisan ini dibuat untuk berpartisipasi dalam NGABLOGBURIT dari Blogdetik.

e76fb0b4fbf978f48616073257141480_banner-ngablogburit-2013

Advertisements

7 thoughts on “Ngabuburit itu Budaya

  1. Setuju. Ngabuburit cuma ada dan unik di indonesia, kalo di turki yg ada malah pesta rakyat setelah tarawih :))

    *smoga dapat juara di lomba blognya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s